Demonstrasi: Buka akses ke Papua!

26 Mar 2015
Flyer untuk Demo 29 April 2015
By: 
TAPOL

Bergabung dengan kami dalam seruan mendesak pemerintah Indonesia untuk memberikan akses bebas dan terbuka ke Papua bagi wartawan asing, lembaga kemanusiaan dan organisasi hak asasi manusia!

Aksi ini akan dijalankan pada tanggal 29 April 2015. Di London, aksi demo akan diadakan pada jam 12:00 di luar kedutaan Indonesia, 38 Grosvenor Square, London W1K 2HW

Papua adalah salah satu tempat konflik yang paling diisolasi di seluruh dunia. Selama beberapa decade, aktivis asli yang berkampanye untuk hak-hak mereka telah ditangkap, diculik, disiksa dan dibunuh. Wartawan setempat yang mengungkap kebenaran menghadapi risiko yang berat. Wartawan asing yang mencoba melaporkan tentang Papua telah ditangkap, dideportasikan dan juga dipenjarakan.[1] Satu persatu, organisasi kemanusiaan telah menutup kantor-kantor mereka di Papua. Akses bagi pengamat hak asasi manusia PBB telah ditutup selama delapan tahun. Sehingga Indonesia mengangkat pembatasan represif terhadap akses ke Papua, aparat keamanan Indonesia dan paramiliter bebas untuk bertindak dengan impunitas total, dan orang asli Papua akan terus dibunuh.

Para demonstran akan memakai pakaian semua hitam sebagai tanda protes terhadap pemadaman media atau media blackout di Papua. Mereka akan mengangkat plakat, beberapa di antaranya akan ‘disensor,’ dan mulutnya akan ditempel tutup. Protes visual ini akan menyoroti tidak adanya akses bebas dan terbuka ke Papua bagi wartawan asing dan pengamat hak asasi manusia.

Kami mengundang kelompok advokasi di Indonesia untuk ikut serta dalam seruan kami kepada pemerintah Indonesia untuk membuka akses ke Papua. Silahkan menyebarkan seruan ini kepada jaringan solidaritas yang lain dan berdiri dalam solidaritas dengan orang Papua. Protes melawan penutupan akses ini dan minta Presiden Jokowi untuk memenuhi janji kampanyenya untuk membuka akses ke Papua!

Sumber untuk demo ini, termasuk ide-ide untuk plakat yang ‘disensor’ dan slogan-slogan (dalam Bahasa Inggeris dan Bahasa Indonesia) bisa didapatkan dalam Dropbox toolkit kami dari tanggal 23 Maret. Silahkan email campaigns@tapol.org untuk mendapatkan akses ke toolkit ini.

Jika anda merencanakan untuk mengorganisir demonstrasi di kota kamu di Indonesia dan ingin mengkoordinasikan dengan kami, silahkan hubungi kami di campaigns@tapol.org.

Silahkan lihat www.tapol.org untuk cari tahu lebih lanjut tentang pekerjaan kami di Papua.



[1] Tahun lalu, dua wartawan Perancis dihukum 11 minggu dalam tahanan dibawah dakwaan imigrasi yang diragukan. Mereka membuat perjalanan ke pegunungan Papua untuk melaporkan tentang konfik yang berterusan diantara militer Indonesia dan gerakan pro-kemerdekaan yang bersenjata.